Selasa, 24 Maret 2009

Samurai X (Rurouni Kenshin) III

Bangsa Jepang selalu berusaha membuat
sejarahnya menarik untuk disimak melalui berbagai media, salah
satunya melalui komik berjudul “Samurai X” ini. Setting waktu
komik ini adalah tahun ke-5 Meiji, pasca perang saudara antara rezim
lama Bakufu melawan rezim Meiji yang menginginkan pembaharuan.
Perang dimenangkan oleh Meiji, dan berbagai usaha untuk membangun
Jepang baru (lazim disebut “restorasi Meiji”) mulai dilakukan.

Perang menyisakan banyak kerusakan, luka-luka, serta para veteran
perang yang berusaha menjalani hidup baru. Salah satu dari mereka
adalah Kenshin Himura, yang berusaha meninggalkan masa lalunya
sebagai Battosai, pembantai kejam berdarah dingin dari kelompok
Choshu yang ikut berperan dalam tegaknya rezim Meiji.
Kenshin –lelaki bertubuh kecil,
berusia 28 tahun dengan bekas luka silang di pipi- ternyata tak bisa
sepenuhnya menghindari kodratnya sebagai petarung. Hal ini
disebabkan karena kondisi politik yang belum stabil menimbulkan
pertarungan, pemberontakan, dan pelanggaran hukum di mana-mana.
Belum lagi banyaknya orang yang menaruh dendam pada Battosai di masa
lalu. Kondisi ini mau tak mau membawa Kenshin ke dalam pertarungan,
walaupun ia selalu berusaha untuk tidak membunuh lawannya dalam
keadaan apapun.
Petualangan barunya sebagai Kenshin
Himura —bukan Battosai si Pembantai- bermula dari pertemuannya
dengan Kaoru Kamiya, pemilik dojo aliran Kamiyakasshin. Cerita
berkembang ketika ia mulai terikat pada Kaoru dan dojo Kamiyakasshin,
serta bertemu teman-teman baru. Mereka antara lain adalah Sanosuke
Sagara (Mantan anggota kelompok pemberontak Sekihotai) dan Yahiko
Myojin (anak yatim piatu, ayah ibunya adalah ksatria Meiji).
Berbagai masalah ternyata memaksa Kenshin untuk menghunus kembali
pedangnya yang bermata terbalik—tumpul di bagian luar- tanpa harus
kembali menjadi Battosai. Kenshin yang ingin membuang jauh-jauh masa
lalunya mengalami tekanan batin yang hebat, karena masa lalunya
seolah-olah mengejar dan muncul dihadapannya. Lawan-lawan Kenshin
saat menjadi Battosai pada masa perang terus menerus mengusik
kehidupan barunya. Mereka antara lain adalah: Aoshi Shinomori(Ketua
Juppongatana, lebih dikenal sebagai Ninja), Hajime Saito(Ketua
kelompok Shinsengumi, pendukung pemerintahan Bakufu), serta Makoto
Shisio (Battosai bayangan yang hidup lagi setelah dilenyapkan oleh
pemerintah Meiji). Berbagai usaha harus ditempuh Kenshin dan
kawan-kawannya untuk menjaga perdamaian; dan sekali lagi—khusus
bagi Kenshin- tanpa harus kembali menjadi seorang Battosai.
Latar belakang sejarah komik ini
sangatlah kuat dan akurat. Berbagai tokoh-tokoh kenamaan Jepang Kuno
seperti Kogoro Katsura, Perdana Menteri Okubo, Soshi Okita, serta
tokoh-tokoh dari pihak Bakufu maupun Meiji ikut ambil bagian dalam
cerita. Kondisi sosial, politik, dan ekonomi juga digambarkan dengan
amat detail. Bagaimana pengaruh barat mulai memasuki Jepang, mulai
digunakannya mesiu dan opium, larangan membawa pedang di jalan umum,
serta kebusukan pemerintahan mampu mencerminkan kondisi Jepang saat
itu. Membaca buku ini tak hanya memberi hiburan, namun juga berbagai
pengetahuan.
Serial Samurai X yang dikemas dalam 28
jenis ini adalah salah satu masterpiece dalam komik Jepang (Manga).
Kualitasnya—baik ilustrasi maupun jalan cerita- sangat luar biasa.
Suatu ide terbersit di benak saya setelah selesai membaca serial ini:
seandainya saja sejarah Indonesia pada masa Ken Arok dan Tunggul
Ametung dapat dituangkan dalam media manga dengan kualitas sekelas
Samurai X, saya yakin pasti pemuda kita akan lebih menghargai budaya
bangsanya.

lanjutna

Samurai X (Rurouni Kenshin) II

Samurai identik dengan pedang, pertempuran, dan darah. Unsur-unsur tersebut itulah yang mendominasi serial Rurouni Kenshin (Samurai X). Film ini bersetting sekitar tahun 5 Meiji, di mana Negara Jepang saat itu masih dalam kondisi labil pasca restorasi Meiji.

Kejahatan terjadi di seluruh penjuru negeri, pemerintahan korup dan busuk, serta stabilitas politik yang sangat buruk mendorong terjadinya berbagai serangan untuk membentuk pemerintahan baru. Hal-hal inilah yang memaksa Kenshin Himura harus kembali menggunakan pedangnya, walaupun ia telah berhenti membunuh setelah menjalani hidup penuh darah sebagai Battosai. Ya, Battosai adalah samurai pembantai yang telah membunuh banyak korban demi suksesnya revolusi Meiji melawan rezim Bakufu.
Dalam petualangan Kenshin, kita seakan membaca lagi buku sejarah Jepang. Banyak tokoh-tokoh sejarah ataupun peristiwa sejarah yang dimasukkan ke dalam film contohnya adalah : Pembakaran kota Kyoto, Pembunuhan Perdana Menteri Okubo, Kelompok Shinsengumi, ataupun keberadaaan Oniwabanshu (Ninja). Mereka direpresentasikan melalui tokoh-tokoh seperti : Kaoru kamiya, Yahiko Myojin, Sanosuke Sagara, Hajime Saito (Mantan ketua Shinsengumi), ataupun Aoshi Shinomori (Okashira/ Ketua Oniwabanshu).
Singkatnya, menonton film Rurouni Kenshin bagaikan mempelajari sejarah sekaligus menikmati cerita yang berkualitas. Walaupun didominasi oleh pertarungan, namun unsur roman, humaniora, bahkan humor bisa kita dapatkan dalam komik ini.

lanjutna

Minggu, 15 Maret 2009

{Doraemon theme song} - Indonesia Vers.

Aku ingin begini
Aku ingin begitu
Ingin ini
Ingin itu
Banyak sekali


Semua! Semua! Semua!
Dapat dikabulkan
Dapat dikabulkan dengan-kantong ajaib

Aku ingin terbang bebas diangkasa
HAI!!! Baling-baling bambu

na na na
Aku sayang sekali doraemon
na na na
Aku sayang sekali doraemon

lanjutna

{Doraemon theme song} - Japan Vers

konna koto ii na
dekitara ii na
anna yume konna yume ippai aru kedo

minna minna minna
kanaete kureru
fushigina POKKE de kanaete kureru
sora wo jiyuu ni tobitai na

(hai! takekoputaa!)

AN AN AN
tottemo daisuki
DORAEMON

shukudai touban shiken ni otsukai
anna koto konna koto taihen dakedo

minna minna minna
tasukete kureru
benrina dougu de tasukete kureru
omocha no heitai da

(sore! tototsugeki!)

AN AN AN
tottemo daisuki
DORAEMON

anna toko ii na
iketara ii na
kono kuni ano shima takusan aru kedo

minna minna minna
ikasete kureru
mirai no kikai de kanaete kureru
sekai ryokou ni ikitai na

(ufufufu… doko demo DOA!)

AN AN AN
tottemo daisuki
DORAEMON

AN AN AN
tottemo daisuki
DORAEMON

lanjutna

Selasa, 10 Maret 2009

Anime Tidak Identik Dengan Tontonan Anak-Anak

Dalam salah satu seminar Kritis! media untuk anak (Kidia) mengungkapkan bahwa saat ini tontonan animasi yang tayang di Indonesia termasuk dalam daftar yang mengkhawatirkan. Dari 110 macam acara untuk anak yang ada saat ini 84 tayangannya berlabel “bahaya”

Dan parahnya lagi label itu diarahkan kepada kartun dan komik terbitan Jepang. Alasannya begini,

saat pertama kali dibuat kartun memang ditujukan kepada anak-anak namun pada perkembangannya seiring kemajuan teknologi maka berkembang pula segmentasi pembacanya. Perkembangan itu selain pada segi gambar juga pada ceritanya yang mulai mengandung unsur-unsur yang bersifat eksplisit.

Hmmmmmm……..eksplisit? Eksplisit adalah unsur-unsur yang terkandung yang secara tidak langsung, gampangnya begini. Kebanyakan komik Jepang mengandung nilai pendidikan dan berpikir kritis namun kita harus benar-benar pay attention for that. Ambil contoh One Piece, bagi yang hanya sekedar nonton itu hanya komik bajak laut, trus ceweknya seksi-seksi………soo dimana nilai pendidikannya? pendidikan sex-kah? tentunya bukan……….Tapi bagi sebagian mangaka (pencinta komik jepang) tentunya One Piece memberikan pendidikan tentang menghargai teman, menghargai persahabatan, menghargai kehidupan, tolong menolong, dan tentunya semangat pantang menyerah. Darimana nilai itu bisa muncul, nilai itu memang ada karena nilai itu tidak secara langsung terlihat……..inilah yang dimaksud eksplisit dalam konteks ini.

Konteks ini sayangnya tidak diberlakukan kepada komik-komik Marvel dan DC yang notabene komik Amerika. Alasannya adalah mereka menampilkan pesan yang dibawa komik itu secara implisit…what the heck is that. Ya iyalah secara komik Amerika menyebarkan doktrin bahwa mereka itu super power, kalau secara implisit tentunya pesan mereka g akan kesampaian………mungkin lho

Nah, dalam seminar itu disimpulkan bahwa semua acara anime harus ada rating yang jelas. Selain itu penerbit komik seperti elexmedia, m&c, seventh heaven, dan yang lainnya harus menyertakan ratingnya, mulai dari anak-anak, remaja, dan dewasa secara umumnya. Sayangnya kebanyakan orang Indonesia kurang memperhatikan rating dan asal beli. Dan parahnya lagi penjual ditoko buku juga g ada perhatian yang penting laku. Dalam kasus ini masyarakat yang paling peduli dengan hal tersebut adalah Jepang sono.

Jadi karena hal tersebut maka janganlah malu untuk menonton anime atau baca komik karena komik dan anime tidak identik dengan anak-anak karena komik dan anime jaman sekarang sudah menyesuaikan jenjang pembacanya

lanjutna

Anime Tidak Identik Dengan Tontonan Anak-Anak

Dalam salah satu seminar Kritis! media untuk anak (Kidia) mengungkapkan bahwa saat ini tontonan animasi yang tayang di Indonesia termasuk dalam daftar yang mengkhawatirkan. Dari 110 macam acara untuk anak yang ada saat ini 84 tayangannya berlabel “bahaya”

Dan parahnya lagi label itu diarahkan kepada kartun dan komik terbitan Jepang. Alasannya begini,

saat pertama kali dibuat kartun memang ditujukan kepada anak-anak namun pada perkembangannya seiring kemajuan teknologi maka berkembang pula segmentasi pembacanya. Perkembangan itu selain pada segi gambar juga pada ceritanya yang mulai mengandung unsur-unsur yang bersifat eksplisit.

Hmmmmmm……..eksplisit? Eksplisit adalah unsur-unsur yang terkandung yang secara tidak langsung, gampangnya begini. Kebanyakan komik Jepang mengandung nilai pendidikan dan berpikir kritis namun kita harus benar-benar pay attention for that. Ambil contoh One Piece, bagi yang hanya sekedar nonton itu hanya komik bajak laut, trus ceweknya seksi-seksi………soo dimana nilai pendidikannya? pendidikan sex-kah? tentunya bukan……….Tapi bagi sebagian mangaka (pencinta komik jepang) tentunya One Piece memberikan pendidikan tentang menghargai teman, menghargai persahabatan, menghargai kehidupan, tolong menolong, dan tentunya semangat pantang menyerah. Darimana nilai itu bisa muncul, nilai itu memang ada karena nilai itu tidak secara langsung terlihat……..inilah yang dimaksud eksplisit dalam konteks ini.

Konteks ini sayangnya tidak diberlakukan kepada komik-komik Marvel dan DC yang notabene komik Amerika. Alasannya adalah mereka menampilkan pesan yang dibawa komik itu secara implisit…what the heck is that. Ya iyalah secara komik Amerika menyebarkan doktrin bahwa mereka itu super power, kalau secara implisit tentunya pesan mereka g akan kesampaian………mungkin lho

Nah, dalam seminar itu disimpulkan bahwa semua acara anime harus ada rating yang jelas. Selain itu penerbit komik seperti elexmedia, m&c, seventh heaven, dan yang lainnya harus menyertakan ratingnya, mulai dari anak-anak, remaja, dan dewasa secara umumnya. Sayangnya kebanyakan orang Indonesia kurang memperhatikan rating dan asal beli. Dan parahnya lagi penjual ditoko buku juga g ada perhatian yang penting laku. Dalam kasus ini masyarakat yang paling peduli dengan hal tersebut adalah Jepang sono.

Jadi karena hal tersebut maka janganlah malu untuk menonton anime atau baca komik karena komik dan anime tidak identik dengan anak-anak karena komik dan anime jaman sekarang sudah menyesuaikan jenjang pembacanya

lanjutna

Tugas






lanjutna

Minggu, 01 Maret 2009

Jenis/Macam Teknik/Tipe Jurus Serangan Ninja Naruto

Setiap serangan ninja didasarkan atau tiga jenis serangan yang umum yaitu genjutsu, ninjutsu dan taijutsu. Masing-masing tipe serangan memiliki keunikan dan curi masing-masing. Tidak semua ninja mampu menguasai semua tipe serangan baik ninjutsu, genjutsu maupun taijutsu dengan sempurna. Contohnya Rock Lee dan Gurunya Gai yang lebih menguasai tehnik serangan taijutsu dibandingkan tehnik lainnya.

1. Genjutsu

Genjutsu adalah teknik ninja yang lebih ke arah halusinasi atau ilusi. Genjutsu biasanya digunakan ketika ingin membuat lawan menjadi bingung atau ingin melarikan diri dari musuh. Pengguna jurus tipe genjutsu akan memanipulasi sistem syaraf pikiran lawan dengan cakra untuk membentuk pandangan, suara, bau, rasa, perasaan, sentuhan, dan lain-lain sesuai dengan yang diinginkannya.

Jurus serangan ninja type genjutsu dapat dihindari dengan melukai diri sendiri, menghentikan edaran chakra dalam tubuh atau orang lain menghentikan aliran chakra dengan kontak fisik. Namun jurus genjutsu yang kuat mungkin akan sulit untuk dihentikan hanya dengan menyakiti diri sendiri.

Contoh jurus :
- Jurus cermin pembalik serangan genjutsu - Uchiha Itachi
- Jurus tehnik pandangan neraka - Hatake Kakashi
- Jurus kegelapan - Shodai Hokage

2. Ninjutsu

Ninjutsu adalah tipe serangan yang paling umum digunakan dalam tiap pertarungan ninja. Untuk melakukan ninjutsu harus disertai dengan melakukan formasi tangan / hand seal tertentu serta dipadukan dengan chakra yang cukup sebagai tenaganya. Jika hand seal yang dilakukan diganggu atau gagal maka jurus tidak akan berhasil. Hand seal bagi yang berpengalaman dapat dilakukan dengan cepat, namun bagi yang tidak ahli bisa memakan banyak waktu.

Contoh jurus :
- Jurus bayangan - Uzumaki Naruto
- Membangkitkan mayat hidup - Orochimaru
- Jurus bola api - Uchiha Sasuke

3. Taijutsu

Taijutsu adalah tipe serangan tangan kosong secara fisik yang mengandalkan kemampuan bela diri serta maksimalisasi kemampuan alami tubuh manusia. Pada penggunaan jurus thaijutsu umumnya pengguna tidak memerlukan banyak chakra dibandingkan jurus serangan tipe lain. Jurus taijutsu bisa dilakukan baik dengan gerakan lambat maupun gerakan yang cepat tergantung kebutuhan.

Contoh jurus :
- Jurus penanda dinamis (dengan air seni) - Akamaru
- Jurus mabuk - Rock Lee
- Jurus tank daging berduri - Akamichi Chouji

lanjutna

Tingkatan Rangking Ninja/Level Ninja Di Cerita Naruto

Dalam dunia Naruto para ninja memiliki Level masing-masing sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Semakin tinggi kemampuan yang dimiiiki maka semakin tinggi pula levelnya. Berikut ini adalah tahapan yang dapat dilewati oleh setiap ninja oleh organisasi.org :

1. Siswa Akademi Ninja

Setiap Ninja dalam cerita Naruto harus mengawali karir sebgai ninjanya dari akademi ninja yaitu semacam sekolah yang mempelajari dasar-dasar ilmu ninja mulai dari melempar kunai sampai mengubah diri menjadi orang lain. Lulus dari akademi maka seorang siswa akademi perninjaan akan menjadi ninja level genin.

Contoh : Konohamaru.

2. Tingkat Genin

Pada level ini seorang ninja genin akan diberi tugas yang membosankan dan melelahkan dengan tingkat resiko dan bahaya yang rendah. Para Genin biasanya dikelompokkan ke dalam grup yang terdiri dari tiga orang dengan didampingi seorang instruktur level jounin. Misi yang umum diberikan kepada ninja level genin adalah misi rangking D.

Contoh : Naruto.

3. Tingkat Chuunin

Ninja Chuunin adalah merupakan ninja di level menengah yang didapat seorang genin dengan mengikuti ujian kenaikan tingkat genin ke chuunin setiap 6 bulan sekali atau dua kali setahun. Ujian yang diberikan tidak mudah untuk dilakukan karena ketika Naruto dan kawan-kawan mengambil ujian untuk yang pertama kali hanya Nara Shikamaru yang lulus ujian menjadi chuunin. Misi yang umum diberikan kepada ninja level genin adalah misi rangking C dan B.

Contoh : Shikamaru.

4. Tingkat Jounin

Ninja pada tingkat Jounin diharuskan memiliki kemampuan dan pengalaman pertarungan yang tinggi yang akan diberikan Misi Rank A dengan resiko dan tingkat kesulitan yang sangat tinggi. Sebelum Jounin diberikan seorang chunin akan menjadi spesial jounin. Jounin juga akan diberikan tanggung jawab untuk menjadi instruktur sebuah tim genin.

Contoh : Hatake Kakashi & Asuma Sarutobi

5. Tingkat Kage (Hokage)

Kage adalah pimpinan tertinggi dalam suatu struktur organisasi Desa Tersembunyi (Hidden Village) serta dilambangkan sebagai orang terkuat yang bertanggungjawab dalam melindungi desa serta mengambil keputusan yang berhubungan dengan desanya. Terdapat majelis desa yang terdiri dari orang-orang berpengaruh yang membantu kage dalam mengambil keputusan. Kage dipilih oleh kage yang ada untuk menggantikan kedudukannya.

Sebutan Kage :
- Hokage ---> Konohagakure
- Kazekage ---> Sunagakure
- Mizukage ---> Kirigakure
- Raikage ---> Kumogakure
- Tsuchikage ---> Iwagakure

Contoh : Sarutobi & Gaara

----

- Organisasi ANBU

ANBU adalah suatu organisasi rahasia yang diperintah oleh Kage untuk melakukan misi-misi yang sulit dengan memiliki kostum yang khas yaitu topeng kucing dan tato di bahu. Anggota ANBU biasanya mengerjakan misi sulit Rank S seperti melakukan pembunuhan, interogasi, pengejaran buronan, dan lain sebagainya.

Contoh : Yamato & Uchiha Itachi (Mantan)

lanjutna

Masashi Kishimoto Kartunis Pencipta/Pengarang Naruto Manga/Anime

Naruto diciptakan oleh seorang kartunis yang berasal dari Jepang yaitu Masashi Kishimoto. Ia lahir di Okayama Jepang tanggal 8 November 1974. Sejak kecil ia senang menggambar dan karya pertamanya yaitu Karakuri yang dibuat ketika berada di bangku kuliah yang dikirim ke Shueisha pada tahun 1996.

Naruto mulai serius dibuat setelah

Masashi Kishimoto lulus dari kuliahnya yang dipublikasikan oleh Akamaru Jump. Pada tahun 1999 Naruto memasuki versi final dipublikasikan pada majalah manga mingguan Shonen Jump yang membuat Naruto menjadi terkenal seperti sekarang ini. Di awal keluarnya Manga / Komik Naruto Masashi Kishimoto berhasil menyabet penghargaan hop step bulanan.

Adik kembarannya juga seorang mangaka / kartunis yang membuat Manga 666 Satan. Kartunis yang memberikan pengaruh yang cukup kuat kepada dirinya adalah Akira Toriyama pembuat komik dragon ball.

lanjutna