Tampilkan postingan dengan label Detective Conan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Detective Conan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 April 2009

Detective Conan The Movie 12

Film dibuka dengan adegan pengeboman akademi musik Doumoto yang banyak melahirkan pemusik-pemusik klasik Jepang kelas dunia, mulai dari penyanyi soprano, violist, hingga pianis. Korban yang tewas tidak berhenti begitu saja melainkan dilanjutkan dengan pembunuhan musisi yang berhubungan dengan akademi musik Doumoto lainnya hingga total pengeboman berjumlah tiga. Disetiap tempat kejadian ditemukan flute (sejenis suling) masing-masing bagian kepala (head joint), tubuh (body) dan bagian kaki (foot joint) dari satu flute utuh.

Kejadian ini dilanjutkan dengan

erangan terhadap penyanyi soprano terkenal yang juga penyanyi utama akademi musik Doumoto menjelang Doumoto Concert. Conan yang bersama teman-temannya yang menghadiri acara tentu tak mau tinggal diam. Mulailah Conan menyelidiki seluruh kejadian dibalik keterlibatan akademi musik Doumoto untuk mencegah terjadinya bencana yang lebih besar didepan matanya.

Film kali ini sama membosankannya dengan the movie sebelumnya Jolly Roger in the Deep Azure. Jangankan untuk menyaingi keistimewaan Detective Conan The Movie terbaik yang pernah saya tonton The Panthom of Baker Street, untuk sekedar sama bagusnya dengan Countdown to Heaven saja masih kalah kelas. Satu-satunya adegan menarik yang saya lihat adalah latihan paduan suara anak-anak SD Teitan tempat Conan dan teman-temannya sekolah. Lucu juga melihat betapa anak SD nyanyi di kritik oleh penyanyi soprano professional. Conan sendiri di”bantai” karena dirinya “onchi” (tone-deaf alias pekak nada) hehehe…… :D

Menurut kabar terbaru, bulan april 2009 bakalan keluar Detective Conan The Movie: The Raven Chaser yang akan menampilkan kembali musuh berat Conan yakni Kuro Sosiki (Organisasi Hitam) yang sudah lama hilang dari peredaran cerita. Semoga the movie yang akan datang tidak mengecewakan.

lanjutna

Lagu Baru B'z Jadi Penghias Film Detective Conan

Sebagai sebuah grup, nama B'z diakui sebagai salah satu produk terbaik musik J-Rock di Jepang. Disebut-sebut sebagai salah satu pemilik singel nomor satu terbanyak, mereka kembali siap memberi kejutan.

Setelah beberapa waktu lalu diberitakan menjalin kerja sama dengan Apple Computer, B'z

yang baru saja merilis Shodou langsung tancap gas dengan merilis singel keduanya dalam selang waktu tiga bulan yang diberi judul Yuruginaimono Hototsu.

Rencananya, singel tersebut akan dijadikan lagu tema untuk versi layar lebar dari serial anime terkenal Detective Conan yang ke-10. Singel Yuruginaimono Hototsu sendiri dijadwalkan dirilis pada 12 April 2006 alias tiga hari sebelum film itu diputar serentak di negeri Sakura.

B'z sendiri terdiri dari dua personil yakni Matsumoto Takahiro pada Gitar dan Koshi Inaba pada Vokal. Band ini membuat debut rekamannya lewat singel pertama mereka yang diberi judul Dakara Sono Te wo Hanashite yang dirilis pada 21 September 1988.

Singel terakhir mereka yang diberi judul Shoudou yang dirilis tiga bulan lalu, tepatnya tanggal 25 Januari 2006 ini dijadikan sebagai lagu tema pembuka untuk perayaan dari serial anime Detective Conan.(bz-vermillion/4nd/mdL)

lanjutna

Minggu, 05 Oktober 2008

Detective Conan


Detektif Conan (bahasa Jepang: 名探偵コナン Meitantei Konan) adalah sebuah manga dan anime detektif karangan Gosho Aoyama. Detektif Conan diterbitkan dalam majalah Weekly Shōnen Sunday. Selain dalam format manga dan anime, Detektif Conan juga telah dibuat dalam bentuk film dan drama TV.

Detektif Conan menceritakan tentang Shinichi Kudo, seorang detektif SMA, yang tubuhnya mengecil akibat obat yang diberikan oleh sebuah organisasi misterius tanpa diketahui organisasi tersebut. Supaya identitas aslinya tidak diketahui organisasi tersebut, Shinichi menyamar sebagai Conan Edogawa, dan tinggal di Kantor Detektif Kogoro Mouri. Conan (atau Shinichi) telah banyak membantu Kogoro memecahkan kasus, sehingga Kogoro menjadi detektif terkenal.


SINOPSIS
Shinichi Kudo, detektif SMA yang memiliki kemampuan luar biasa dalam menganalisa kasus-kasus kriminal terkena suatu masalah besar ketika tiba-tiba dirinya menjadi mengecil setelah diberi minum obat misterius, yang kemudian diketahui adalah racun berkode APTX 4869, oleh 2 anggota Organisasi Hitam yaitu Gin dan Vodka. Saat kejadian itu Shinichi dan Ran Mouri sedang berkencan di sebuah taman tema (theme park) yang bernama "Tropical Land". Kemudian, Shinichi bertemu dengan dua orang yang mencurigakan, dan Shinichi pun membuntuti mereka. Karena keasyikan mengintip transaksi gelap yang dilakukan Vodka dengan seorang usahawan, tanpa sadar Shinichi dipukul oleh Gin, dan dicekoki obat misterius yang dimaksud untuk membunuh Shinichi.

Namun ternyata obat tersebut tidak membunuh Shinichi, melainkan terjadi efek samping dari obat tersebut yang mengakibatkan tubuhnya mengecil seperti bocah berusia tujuh tahun.

Kemudian atas saran dari Profesor Agasa, Shinichi mengganti namanya menjadi Conan Edogawa. Nama "Conan" berasal dari nama pengarang buku detektif terkenal Sherlock Holmes, Sir Arthur Conan Doyle, sedangkan nama "Edogawa" berasal dari nama Edogawa Ranpo. Conan lalu mulai mencari tahu seluk beluk organisasi misterius tersebut, sambil tinggal di rumah teman sejak kecilnya, Ran Mouri, yang tidak mengetahui identitas asli Conan.

Karena mengecilnya tubuh Shinichi, pada mulanya analisis Conan sama sekali tidak dipercaya karena dianggap sebagai anak kecil. Jadi, Conan terpaksa membuat ayah Ran, Kogoro Mouri, yang merupakan seorang detektif payah, untuk memecahkan berbagai kasus kejahatan, dengan harapan dapat melacak jejak organisasi tersebut. Kemudian kisah selanjutnya menjadi semakin rumit dan melibatkan berbagai individu.

Anggota Organisasi Hitam yang telah diketahui adalah Gin, Vodka, Vermouth, Pisco, Tequilla, Calvados, Chianti, Keel, Coroon, Sherry serta big boss yang selalu ditampilkan secara blur/kabur.

lanjutna